KAPUSHIDROSAL PIMPIN UPACARA PENGHAPUSAN KRI PULAU ROTE-721

Kapushidrosal saat pimpin upacara Penghapusan KRI Pulau Rote-721 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara

Jakarta, 28 Agustus 2019—–Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H. mewakili Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., memimpin upacara penghapusan KRI Pulau Rote-721 dari kedinasan aktif TNI Angkatan Laut. Ini merupakan momentum membanggakan dan sekaligus mengharukan bagi sejarah TNI Angkatan Laut. Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Pulau Rote ini merupakan jenis kapal survey penyapu ranjau yang bertugas sejak tahun 1993 bersama Pushidrosal di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/8).

KRI Pulau Rote-721 telah secara aktif mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut secara signifikan. Tugas-tugas operasi servei dan pemetaan yang diemban oleh KRI tersebut sesuai dengan fungsi azasinya sebagai kapal bantu Hidrografi (BHO), telah menunjang dinas Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut. Tugas tersebut terus diemban hingga kini telah berubah nama menjadi Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI ANgkatan Laut.

“Upacara penghapusan secara hakikat adalah untuk mengantar alutsista memasuki masa purnabaktinya setelah sekian tahun mengabdi kepada TNI Angkatan Laut. Oleh karena itu mari kita renungi dan mengambil hikmah dari upacara penghapusan ini, bahwa hanya dengan pengabdian terbaik sajalah maka nama dan bakti kita akan abadi dalam sejarah TNI Angkatan Laut”. Ujar Kasal.

Upacara penghapusan ini merupakan bagian dari siklus daur ulang alutsista yang merupakan program TNI Angkatan laut dalam pengembangan kekuatan dan juga peremajaan alutsista. Sesuai dengan tuntutan serta kompleksitas dinamika lingkungan strategis saat ini, hal ini ditujukan untuk mencapai visi Angkatan Laut dalm melaksanakan proyeksi secara regional dengan komitmen global.

Diakhir amanatnya Kasal berpesan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Laut, untuk senantiasa meresapi dan menghayati tekad pengabdian tanpa syarat sebagaimana pengabdian KRI Pulau Rote-721 selama ini kepada TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa dan negara. Pengabdian KRI Pulau Rote-721 merupakan hikayat yang tidak akan pernah terlepaskan dari setiap insane prajurit TNI Angkatan Laut, khususnya bagi mereka yang pernah mengabdikan masa keprajuritannya bersama kapal ini yang akan terus terpatri dalam lubuk sanubari kita sebagai Jalasena pengawal samudra.

Upacara kali ini dilaksanakan dengan khidmat, diawali penaikan bendera merah putih selanjutnya ditandai dengan penurunan bendera Ular-Ular Perang. Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Letkol Laut (P) Hengky Irawan, S.T. yang sehari-harinya menjabat sebagai Komandan Kapal Perang Indonesia (KRI) Spica-934.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut para pejabat teras Pushidrosal, para prajurit yang terbagi dari beberapa  kompi antara lain kompi Perwira, Bintara, Tamtama Pushidrosal dan 1 regu Korsik Lantamal III Jakarta.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *